Musim buah tarap telah tiba

  • Nov 19, 2025
  • KIM PANGGUNG DIGITAL

Musim Panen Tarap Tiba! Desa Panggung RT 03 Jadi Sentra Produksi Jaruk Tarap

DESA PANGGUNG – Setiap tahun antara September hingga Desember, Desa Panggung, khususnya di Rukun Tetangga (RT) 03 yang dikenal juga sebagai wilayah Kupang, berubah menjadi pusat kegiatan ekonomi yang sibuk. Momen ini dimanfaatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memproduksi Sayur Jaruk Tarap, olahan buah Tarap yang menjadi favorit masyarakat setempat.

UMKM Lokal Manfaatkan Musim Buah

Di tengah hiruk pikuk musim panen, nama Yati, seorang pengusaha UMKM lokal, menjadi salah satu yang menonjol. Ia fokus pada pengolahan buah Tarap menjadi Jaruk Tarap—sebuah hidangan fermentasi atau acar yang diolah untuk dijadikan sayur pelengkap nasi.

"Musim buah Tarap itu hanya sebentar, dari September sampai Desember. Kami harus memanfaatkan momen ini seoptimal mungkin," ujar Yati yg juga melayani pemesanan secara daring untuk wilayah kecamatan haruyan dan sekitarnya via wa.(+62 838-4858-0184)

Buah Tarap (Artocarpus odoratissimus), yang masih mentah atau muda, diolah sedemikian rupa menjadi Jaruk Tarap. Proses pengolahan ini penting untuk mengawetkan dan mengubah tekstur buah yang berserat menjadi hidangan sayur yang gurih dan asam, sangat disukai sebagai pendamping makan.

Desa Panggung: Jantung Produksi Sayur Tarap

Sentra produksi Sayur Tarap ini terkonsentrasi di RT 03 Desa Panggung. Wilayah ini telah lama dikenal sebagai pemasok utama olahan Tarap di desa tersebut. Puluhan UMKM di lokasi ini berkumpul dan fokus memproduksi sajian yang memiliki permintaan pasar yang tinggi.

Dengan mengandalkan bahan baku musiman, para pelaku UMKM di Desa Panggung tidak hanya menjaga tradisi kuliner lokal tetapi juga menggerakkan roda ekonomi desa selama empat bulan terakhir tahun ini.